Sistem Verifikasi Legalitas Kayu

Perdagangan produk kayu di pasar Internasional telah mengalami perubahan paradigma menjadi perdagangan produk kayu yang ramah lingkungan dan perdagangan produk kayu yang bertanggung jawab (Responsible Wood Product Purchasing). Sejak meningkatnya issue illegal logging  dan issue sertifikasi hutan di pasar internasional, maka mau tidak mau negara-negara yang menjadi produser produk kayu termasuk Indonesia disibukkan dengan issue ini. Beberapa negara seperti Negara Eropa dan Amerika Serikat memberlakukan bahwa produk kayu yang masuk ke negara mereka haruslah dari hutan yang dikelola secara baik dan berkelanjutan (sustainable) atau paling tidak telah diverifikasi legalitasnya.

SVLK (Sistem Verifikasi Legalitas Kayu) menjadi salah satu sistem yang dapat menjamin dan menunjukkan bahwa produk-produk yang dihasilkan telah menggunakan bahan baku legal, baik yang berasal dari hutan/lokasi yang jelas asal usulnya ataupun yang berasal dari hutan yang telah dikelola secara lestari (Sustainable forest management).

Proses sertifikasi verifikasi legalitas kayu dilaksanakan oleh Lembaga Verifikasi Legaitas Kayu (LVLK) yang kredibel serta memiliki tenaga ahli yang kompeten dan terdidik khusus dalam bidang SVLK. Salah satu tenaga ahli tersebut adalah petugas pemeriksa (auditor) yang memiliki kemampuan analisis dan pengetahuan khusus dalam bidang tata usaha kayu.

Seiring dengan makin berkembangnya jumlah industri dan eksportir sektor kehutanan yang menerapkan Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK), serta bertambahnya Lembaga Verifikasi yang melaksanakan sertifikasi SVLK (LVLK), tentunya membutuhkan cukup banyak sumber daya manusia yang berkompeten.

Pendidikan dan Pelatihan Calon Auditor VLK

Sebagai salah satu upaya untuk merespon secara konstruktif terhadap situasi tersebut, kami CV Trifos Indonesia, lembaga konsultan dalam bidang lingkungan, komunikasi dan penyelenggara acara bekerjasama dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia Lingkungan Hidup (PusDiklat LHK) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan menyelenggarakan Diklat Calon Auditor Verifikasi Legalitas Kayu.

Kegiatan ini bertujuan agar peserta diklat memahami berbagai aspek dalam SVLK mulai dari regulasi, mekanisme, prinsip dan kriteria yang telah ditetapkan dalam peraturan perundangan sehingga menjadi kompetensi khusus yang diakui dan dapat diterapkan pada pekerjaan.

Selama 10 hari, melalui metode in-class training (ceramah, diskusi, presentasi), FGD (Fokus Group Discussion), praktek audit di lapangan (industri pengolahan kayu) dan ujian diklat sesuai kurikulum yang ditetapkan oleh Pusdiklat SDM LHK peserta diharapkan memiliki kompetensi dan sertifikat bidang audit verifikasi legalitas kayu.

Waktu, Tempat dan Biaya

Pelaksanaan Diklat Calon Auditor ini akan dilaksanakan pada :

02 sd 12 April 2018 di Kota Yogyakarta

(Lokasi akan dikonfirmasikan setelah verifikasi peserta)

Biaya Rp. 7.500.000,00 (Tujuh juta lima ratus ribu rupiah)

Kualifikasi, Syarat dan Tahapan Pendaftaran

Kualifikasi dan Persyaratan

  1. Pendidikan S1 atau D3 Jurusan Kehutanan, Ekonomi, Teknik Industri, Teknik Mesin dan Teknik Lingkungan
  2. S-1 Jurusan selain point 1 dengan pengalaman bekerja di bidang kehutanan minimal 5 (lima) tahun
  3. Calon peserta pada point 2 apabila terpilih dalam proses seleksi diwajibkan memberikan surat keterangan dan pengalaman kerja bidang kehutanan
  4. Peserta umum diluar persyaratan point 1 dan 2 bisa mengikuti Diklat tapi hanya mendapatkan Surat Keterangan Mengikuti Pelatihan
  5. Sesuai dengan kurikulum Pusdiklat SDM LHK, jumlah peserta dibatasi 30 Orang
  6. Peserta membayar biaya yang telah ditentukan
  7. Biaya pelatihan termasuk konsumsi dan penginapan selama Diklat, tidak termasuk biaya transportasi apabila peserta dari luar daerah
  8. Peserta diklat menyetujui dan menaati peraturan dan persyaratan khusus yang ditentukan
  9. Peserta diklat membawa laptop/ notebook masing-masing

Tahapan Pendaftaran Diklat

  1. Calon peserta mengisi form pendaftaran tahap awal secara online yang telah disediakan
  2. Proses seleksi calon peserta oleh panitia penyelenggara (keputusan tidak dapat diganggu gugat)
  3. Calon peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan konfirmasi melalui email untuk kelengkapan lanjutan dan tagihan biaya
  4. Calon peserta terpilih mengirimkan bukti pembayaran dan mendapatkan kartu tanda peserta serta kelengkapan lain yang ditentukan
  5. Peserta sudah tiba di lokasi Diklat pada tanggal 2 April 2018