Indonesia Peringati Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia

Sebagai salah satu negara anggota United Nation Convention to Combat Desertification (UNCCD), Indonesia memperingati Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia, atau yang lebih dikenal sebagai World Day to Combat Desertification (WDCD) setiap tanggal 17 Juni.

Sejak ditetapkannya oleh Majelis Umum PBB melalui resolusi majelis Umum A/RES/49/115 di tahun 1994, WDCD bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang masalah degradasi lahan.

Dalam seminar WDCD yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pengendalian DAS dan Hutan Lindung (PDAS HL), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), di Bogor (17/06/2017), Direktur Perencanaan dan Evaluasi Pengelolaan DAS, Yuliarto Joko Putranto, mewakili Dirjen PDAS HL, menyampaikan Sambutan Menteri LHK dalam rangka WDCD.

Disampaikan oleh Yuliarto, bahwa data Sekretariat Konvensi PBB tentang Penanggulangan Degradasi Lahan menunjukkan, degradasi lahan menyebabkan terjadinya kematian akibat kelaparan, sebanyak 16 orang setiap menit, dan 12 diantaranya adalah anak-anak. Selain itu, untuk mencapai target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, telah dicanangkan target keseimbangan antara degradasi dan rehabilitasi pada tahun 2030 (2030 Zero Net Land Degradation).

“Saat ini, di Indonesia masih terdapat sekitar 24,3 juta hektar lahan kritis (lahan tergradasi) yang perlu direhabilitasi (KLHK, 2015). KLHK terus berupaya untuk mengatasinya, melalui rehabilitasi hutan dan lahan, pembuatan bangunan konservasi tanah, pembangunan persemaian permanen, dan kampanye penanaman 25 pohon bagi setiap orang”, tutur Yuliarto.

Salah satu upaya lainnya, yaitu diterbitkannya Undang-undang Nomor 37 Tahun 2014 tentang Konservasi Tanah dan Air. Sebelumnya, sebagai bentuk kepedulian terhadap masalah degradasi lahan global, Indonesia telah meratifikasi UNCCD melalui Keputusan Presiden Nomor 135 Tahun 1998. Dalam hal ini, Ditjen PDAS HL KLHK bertindak sebagai National Focal Point UNCCD di Indonesia.

WDCD tahun 2017 bertema “Conserving Our Land for Sustainable Livelihoods” (Melestarikan Tanah untuk Keberlanjutan Kehidupan), dengan slogan “Our Land, Our Home, Our Future” (Tanah Kita, Rumah Kita, Masa Depan Kita). Kegiatan WDCD terdiri dari pembagian bibit gratis kepada masyarakat, penanaman pohon, sosialisasi, pelatihan, peluncuran bangunan konservasi tanah dan air, workshop/seminar, dan kunjungan lapangan. Selain itu, WDCD juga diperingati secara serentak oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen PDAS HL KLHK di seluruh Indonesia.

Turut hadir dalam seminar ini, Ketua Masyarakat Konservasi Tanah Indonesia, Prof. Kukuh Murtilaksono, Komite WDCD 2017, UNDP, LSM, praktisi, akademisi, serta para pelestari DAS di seluruh Indonesia. Acara puncak WDCD secara internasional tanggal 17 Juni 2017, akan berlangsung di Ouagadougou, Burkina Faso, Republik Burkina Faso, Afrika Barat, sedangkan Conference on Parties (COP) ke-13 UNCCD akan diselenggarakan di Cina, bulan Oktober mendatang, setelah dua tahun sebelumnya dilaksanakan di Turki.

Sumber : ppid KLHK

Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2017

Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah dirasakan manfaatnya oleh seluruh komponen bangsa dalam menggerakan dan menggalakkan perhatian masyarakat untuk lebih memperhatikan lingkungan dan kehutanan. Terbukti kegiatan ini merupakan kegiatan bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan terbesar dan terlengkap di Indonesia. Mengulang kembali suksesnya acara tersebut, Antheus Indonesia Organizer dengan didukung penuh oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia akan menyelenggarakan Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ke – 21 tahun 2017, yang akan diselenggarakan di Jakarta Convention Center pada tanggal 01 – 04 Juni 2017.

Berbagai prestasi dan program pelestarian lingkungan hidup dan kehutanan ditampilkan oleh para peserta dari Kementerian terkait, Pemerintah Provinsi/Kota/Kabupaten, Badan Usaha Milik Negara/ Daerah, Perusahaan Swasta atau Multinasional, Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Organisasi Internasional terkait, Organisasi Masyarakat, Perguruan tinggi dan lembaga penelitian.

Pekan Lingkungan dan Kehutanan ke – 21 tahun 2017 akan menjadi ajang penampilan prestasi dan program – program dibidang lingkungan hidup dan kehutanan, juga sebagai sarana promosi dan publikasi berbagai produk dan jasa dibidang lingkungan hidup dan kehutanan.

Produk yang ditampilkan:

Prestasi dan kinerja Pengelolaan Lingkungan hidup dan pelestarian hutan
Program pelestarian hutan dan lingkungan hidup
Regulasi dan kebijakan pemerintah pusat dan di daerah lingkungan hidup dan kehutanan serta instansi terkait
Prestasi penegak hukum di lingkungan hidup
Sistem dan teknologi pengelolaan lingkungan seperti manajemen Limbah cair, tempat pembuangan akhir (Sampah), pengolahan polusi udara, peralatan pengelolaan limbah dan peralatan kualitas air dan udara
Produk energy alternative
Kerajinan dan souvenir berbahan daur ulang
Rangkaian Kegiatan:

Pameran Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia
Corporate Social Responsibility Indonesia 2017
Coaching Clinic From Waste To Worth It
Seminar
Workshop
Talkshow
Eco Driving Rally
PLHK Dari Masa Ke Masa
Games Booth
Lomba Insinyur Cilik
Lomba Menggambar & Mewarnai
==========

Info dan kontak:

Telp : 021 5303 111
Email : info@antheus.co.id
Website : http://enviweek.antheus.co.id/
Facebook : enviweek
Twitter : @plhk_official
Instagram : enviweek

Sumber : http://jadwalevent.web.id/pekan-lingkungan-hidup-dan-kehutanan-2017#.WUJ7hOuGPIU